Abstract pemimpin di dalam sautu perusahaan ataupun

Abstract

in
running a business, leaders must be role models for their employees.
Therefore, a leader must have authority and must set a good example
to anyone. In establishing a business then we have to start from what
we like and then we know will undergo what endeavor later. When it
knows then slowly then business will be something extraordinary that
later can be felt the hard work that has been undertaken. When you
want to be an entrepreneur must be an inspiration, motivator and
wise. Because it becomes a value in the eyes of evryone. A leader
must also have a strong attitude and character. Leaders must be
themselves without followingthe styel of others, even if they have to
follow take positive things that can be an example for yourself. In
general a person who wants establish a business is only thinking
about the benefits alone, how to quickly return the capital. Such a
way of thinking is not entrepreneur at all, but rather thinking how
the welfare ot it’s employees and responsible for every decision
taken whether it is appropriate or not. Profit is needed but not a
benchmark of success or failure of a business, but think about how
the owner, employees and prospective customers are equally benefited.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

BAB
I

PENDAHULUAN

Latar
Belakang Masalah

Jika
berbicara tantang entrepreneur dan leadership tentunya kita berpikir
bahwa keduanya sudah dalam satu paket yang lengkap. Yang
disebut dengan entrepreneur
adalah suatu usaha yang didirikan memiliki banyak karyawan dan
menghasilkan profit.
Sedangkan leadership
berarti sorang pemimpin
di dalam sautu perusahaan ataupun dalam ruang lingkup yang memiliki
lebih dari satu orang. Seorang
entrepreneur dapat
dikatakan sebagai salah satu penyelamat bagi sebagian orang, itu
dikarenakan mereka membangun suatu usaha dan memberikan lapangan
pekerjaan buat sebagian orang. Tentu ini adalah hal yang sangat luar
biasa , dimana saat sekarang sangat sulit untuk mencari pekerjaan.

Untuk
mengenai leadership yang
berarti pemimpin, maka harus memberi contoh kepada karyawan atau bagi
sebagian orang banyak. Tidak hanya sekedar memimpin, namun mampu
mengarahkan suatu perusahaan untuk mencapai tujuan apa yang akan
diraih dan juga mampu mengatur para karyawannya. Entrepreneur
dan leadership
dua hal yang sangat
berkaitan di dalam dunia usaha, hanya orang-orang yang memang punya
keahlian yang sangat hebat yang mampu menjalani keduanya, adapun
contoh diantaranya : Bill Gates seorang pendiri Microsoft,
Mark Zuckerberg pendiri
Facebook dan
dari dalam negeri ada Bob Sadino yang
memiliki bisnis di bidang pangan dan peternekan serta ada Andrew
Darwis pendiri Kaskus.

Pencapaian
mereka sudah terbukti sukses sebagai seorang entrepreneur
dan leadership
yang bisa dijadikan
contoh bagi para pemula yang ingin membangun sebuah usaha sekaligus
menjadi pemimpin yang hebat. Dasar
mereka mau mendirikan karena mereka mampu melihat peluang yang ada
serta memandang segala sesuatunya itu bisa terjadi. Usaha yang mereka
jalani adalah apa yang disukai dan mampu dikembangkan sehingga
menjadi suatu kesuksesan yang menguntungkan.

Saat
ini banyak orang yang bingung untuk membangun usaha seperti apa, dan
mendapatkan biaya dari mana demi mewujudkan apa yang diinginkan oleh
mereka. Padahal
orang kreatif sudah sangat banyak tersedia di muka bumi ini, terutama
di Indonesia. Namun kendala yang dihadapi justru soal dana, justru
kalau itu menjadi permasalahannya, saat ini banyak bank yang mau
meberikan bantuan dana kepada orang yang ingin
mendirikan usaha. Syarat
yang diminta oleh pihak bank juga tidak menyulitkan si peminjam, dan
pastinya bank akan menentukan pengembalian uang pinjaman atau
pengembalian secara bertahap sesuai SOP perusahaan.

1.2 Tujuan
dan Rencana

Mendirikan
sebuah usaha tentu menjadi keinginan setiap orang, namun dibalik itu
ada banyak hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan semuanya. Dari
mulai pendanaan, usaha apa yang kira-kira menarik untuk dibuat serta
memikirkan segala resiko yang akan menjadi ancaman dari seorang
pelaku usaha ataupun pemimpin. Sebenarnya
resiko yang adapun semata mata menguji kesiapan si pelaku bisnis
apakah dirinya mampu mengatasi masalah tersebut atau tidak. Dan
yang pasti setiap pelaku bisnis tidak mengenal yang namanya putus
asa, biasanya mereka akan selalu bangkit dari keterpurukan yang
dialami oleh dirinya.

1.3 Tinjauan
Pustaka

Seperti
di dalam buku Roebuck,
Entrepreneur And
Leadership, yang
mengatakan bahwa :

‘Organizing
a group of people to achieve a common goal using proactive
entrepreneurial behavior by optimising risk, innovating to take
advantage of opportunities. Yang
berarti seorang pemimpin harus memiliki motivasi yang tinggi sehingga
para pekerjanya yakin akan kemampuan pemimpinnya dalam menghadapi
situasi apapun. Pemimpin
juga harus memiliki value
untuk menjadikannya
sebagai pemimpin yang layak untuk dicontoh dan menjadi inspirasi oleh
khalayak banyak.

1.4 Analisis
Situasi

Bisnis
tidak hanya terfokus pada keuntungan, tetapi juga harus memikirkan
bagaimana cara memproduksi suatu hasil yang berkualitas, berpikir
dengan cerdas dalam mengambil keputusan, tidak terburu-buru untuk
menentukan hal yang akan dilakukan kedepannya. Banyak pelaku bisnis
dan pemimpin kadang mengambil sikap yang terlalu ceroboh dikarenakan
mereka menginginkan hasil yang instan tanpa memperdulikan
resiko apa yang akan dialami nantinya.

Setiap
bisnis, seorang pemimpin pasti memiliki hal apa saja yang akan
disiapkan dalam usaha yang dibangunnya demi memberikan yang terbaik
bukan hanya untuk dirinya sendiri ataupun bisnis yang dijalaninya,
tetapi juga memikirkan karyawan serta para calon konsumennya.
Biasanya memikirkan beberapa hal yakni :

Perlu
mengetahui produk dan jasa yang akan dirancang

Tujuannya
untuk memberi daya tarik terhadap calon konsumen, dan kesan pertama
yang dilihat pun membuat konsumen ingin membeli produk atau jasa
yang ditawarkan. Tentu hal itu adalah keuntungan yang sangat bagus
yang didapat oleh pemilik usaha bisnis tersebut. Kualitas dari
produknya pun harus teruji dulu sebelum memasarkan produk dan jasa
yang nantinya akan dijual kepada konsumen.

Visi
dan misi bisnis

Setiap
orang yang memulai bisnis tentu harus mengetahui visi dan misi yang
akan menjadi pondasi seseorang untuk tetap fokus pada tujuan bisnis
dan organisasi di awal. Dan sering terjadi suatu usaha pada saat
mulai berkembang pada tahap selanjutnya mengalami penurunan karena
organisasi tersebut tidak memfokuskan diri kepada peningkatan
kemajuan bisnis awal melainkan lebih banyak mencoba menjalankan
usaha bisnis yang baru.

3.
Perlunya winning, positive dan learning attitude untuk menjadi
sukses

Untuk
menjadi sukses dibutuhkan tekad serta mental yang kuat dalam
mengaruhi usaha bisnis, karena meskipun memiliki sebuah pengalaman
dalam dunia bisnis namun tidak memiliki mental yang kuat itu akan
percuma. Sebab di dunia bisnis itu harus berani mengambil resiko
sebesar apapun untuk menguji kemampuan seorang pebisnis ataupun
pemimpin ketika mengambil suatu keputusan. Pastinya
setiap keputusan yang akan diambil tidak asal memutuskan tetapi
melalui tahap demi tahap untuk menentukannya itu adalah taktik dari
seorang pebisnis.

4.
Mengoptimalkan sumber daya manusia maka usaha bisa dikatakan
berhasil

Sumber
daya manusia adalah salah satu kunci dalam mengembangkan suatu
usaha dan itu sangat penting. Para
ahli menyadari bahwa untuk memulai usaha sering terjadi apabila
kita merekrut pegawai yang tepat dan berpotensi sangat baik dapat
menutupi kelemahan
manajemen, organisasi dan sistem dalam jangka pendek.

5.
Pemasaran, pelayanan dan product
brand

Pemasaran
merupakan ujung tombak usaha bisnis dalam menjual produk atau
jasa. Sebagus
apapun produk atau jasa tanpa adanya pemasaran yang baik maka
akan sangat sulit untuk meningkatkan penjualan atau keuntungan
usaha.
Tetapi
jangan dilupakan juga dengan pelayanan, sebab apabila pemasaran
serta produk yang dihasilkan sangat baik namun pelayanan yang
ditunjukkan kurang baik maka semua itu tidak berarti apa-apa.
Karena
ketiganya harus memiliki keseimbangan agar semua berjalan sesuai
dengan rencana yang diinginkan.

BAB
II

METODE

2.1 memilih
responden

Responden
dalam karya ilmiah adalah sebagian orang yang memilik kelayakan dalam
menjadi seorang pemimpin serta mampu menjalani usaha yang dibangun
secara konsisten.

2.2
teknik pengumpulan data

teknik
pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis di dalam
sebuah tulisan, karena seperti dalam tulisan, esai ataupun penelitian
yang dapat dipertanggunjawabkan harus memilik data yang valid,
penulis menggunakan beberapa teknik pengumpulan data selama melakukan
proses penulisan ini, diantaranya adalah :

Studi
Pustaka

Disini
penulis menggunakan studi pustaka untuk mencari berbagai data guna
mendukung atau menambah informasi untuk tulisan/paper ini, yaitu :

a.
refersensi buku

beberapa
buku yang yang dipakai oleh penulis untuk menguji kelayakan karya
ilmiah ini, serta buku juga menjadi acuan penulis untuk
mengembangkan hasil karya ilmiah ini.

b.
internet searching

merupakan
salah alat yang digunakan dalam mencari atau menambah informasi
penulis dalam menyelasaikan karya ilmiah ini.

Studi
Lapangan

adapun
studi lapangan yang dilakukan oleh penulis, yaitu:

a.
wawancara

dalam
melakukan sebuah tulisan, sangat diperlukan yang namanya wawancara
tujuannya untuk mendapat data yang sangat valid dan juga
menyesuaikan suatu kejadian antara yang penulis angkat dan apa yang
ada dilapangan.

b.
observasi non partisipan

merupakan
upaya yang dilakukan oleh penulis dengan turun ke lapangan dalam
mengamati secara langsung agar mendapatkan informasi yang lebih
lengkap dan terpercaya sehingga karya ilmiah ini layak untuk dibaca.

2.3
Teknik analisis data

Data
yang diperoleh penulis dari lapangan dilakukan analisis dengan
tahap-tahap sebagai berikut :

Pengumpulan
data (data collection)

Data
yang sudah diperoleh selanjutnya akan disusun dalam bentuk tulisan
yang berisi serangkaian informasi sesuai dengan tema pembahasan yang
penulis pilih.

Reduksi
data (data reduction)

Kategori
dan mereduksi data, yaitu melakukan pengumpulan terhadap informasi
penting yang terkait dengan tema pembahasan.

Penyajian
data (data display)

Melakukan
interpretasi data yaitu menginterpretasikan dari apa yang
diinterpretasikan responden terhadap tema pembahasan.

Penarikan
kesimpulan (conclusion drawing)

Penarikan
kesimpulan berdasarkan susunan tulisan yang telah disusun, sehingga
akan menjabarkan hasil analisis dari data yang telah didapatkan.

BAB
III

HASIL
DAN PEMBAHASAN

3.1
Hasil

Tantangan
dalam setiap usaha bisnis

Biasanya
sebagian orang akan mengalami banyak rintangan dalam dirinya sendiri
saat membangun sebuah bisnis. Adapaun rintangan itu diantaranya :

Modal

Ini
akan selalu menjadi rinatangan awal dimana para pelaku bisnis akan
berpikir cara mendapatkan modal guna membangun sebuah usaha. Tetapi
justru banyak orang yang melakukan awal usaha dari modal yang tidak
terlalu besar.

Bakat

Banyak
juga yang merasa diri tidak berbakat dalam usaha bisnis, mereka
berpikir akan melakukan apa nantinya jika sudah memulai usaha.
Terkadang di benak mereka muncul keraguan apa menjadi seorang
entrepreneur bisa dilatih? Tentu bisa. Moris mengatakan bahwa
menjadi seorang entrepreneur itu dilahirkan dan sekaligus
diciptakan. Sebab entrepreneur lebih merupakan perilaku
daripada gejala kepribadian, yang dasarnya terletak pada pada konsep
dan teori, dan bukan pada intuisi semata.

Hasil
peneilitian

berdasarkan
hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan terhadap salah
satu pengusaha showroom mobil di salah satu kota besar
di Indonesia, begini hasil dari wawancara yang didapat :

Sejak
kapan usaha showroom ini dimulai?

Usaha
ini dimulai pada pertengahan tahun 2014

Bagaimana
bisa kepikiran untuk mebuat usaha showroom ?

Awalnya
emang karena menyukai mobil dan senang dengan hal yang menyinggung
soal mobil dari situ mulai berpikir untuk membangun usaha showroom.

Darimana
bisa mendapat modal? Modal sendiri atau melakukan peminjaman ke
bank?

Modal
yang didapat dari pinjaman bank dengan jumlah yang besar tentunya,
tentunya bank memiliki batasan peminjaman dengan jumlah tertentu.
Selebihnya mencari dana melalui investor.

3.2
Pembahasan

Dari
penjelasan yang sudah disampaikan pada tulisan diatas, pembahasan ini
merunut pada masalah tentang bagaimana menjadi seorang pebisnis dan
menjadi seorang pemimpin yang hebat serta untuk membangun dunia usaha
dengan cara seperti apa agar bisa mewujudkannya. Saat ini banyak
pebisnis membuka usaha yang anti mainstream
dan
itu menjadikan satu daya tarik untuk memikat para konsumen.
Entrepreneur
dan
leadership
dua
hal yang selalu berdampingan dalam hal bisnis. Keduanya memiliki
peran yang vital dalam menjalani suatu
usaha bisnis, karena hal ini tidak bisa lepas dari dunia bisnis.
Seorang pebisnis dan pemimpin itu adalah tanggung jawab yang harus
dijalankan oleh satu orang. Seorang
entreprenur
juga
harus memliki kemampuan yang mumpuni dalam hal berpikir ataupun
berimajinasi, tujuannya agar usaha yang dijalani tidak monoton tetapi
mampu membuat terobosan-terobosan baru yang mungkin jarang dilihat
oleh banyak orang. Itu
menjadi hal positif dan keuntungan yang berarti bagi pemilik bisnis,
dan bisa menjadikan inovasi
baru di pasaran. Kini
para pebisnis berlomba-lomba dalam menampilkan inovasi-inovasi
terbaru yang mereka miliki, meskipun ada beberapa usaha yang sama
yang dipasarkan tetapi tidak sedikit juga yang memodifikasi sehingga
menjadi terlihat lebih menarik untuk para calon konsumen. Seorang
pengusaha harus berkomitmen ketika membangun usaha yang akan
dijalaninya bahwa dirinya yakin dengan keputusan yang akan dia ambil.
Tidak semata-mata hanya untuk coba-coba namun hasil yang didapat sama
sekali tidak ada. Tujuan harus jelas dan cara pengambilan
keputusannya harus tepat, sehingga
semua berjalan sesuai dari rencana awal yang sudah dipersiapkan.
Seorang
pebisnis juga harus mengetahui letak kelebihan dan kekurangan yang
dimilikinya agar bisa menjadi bahan evaluasi kedepannya. Kelebihan
yang dimilikinya justru bisa semakin berkembang apabila dirinya
memiliki kemauan yang sangat keras. Sebaliknya
kelemahan itu bisa membangun motivasi seorang pemimpin untuk menutupi
kelemahannya dengan mau
mengoreksi setiap sisi yang mungkin dianggap sebagai titik terlemah
dari dirinya. Hal
itu sangat wajar dimiliki oleh siapa saja, asal ada kemauan untuk
berkembang ataupun memotivasi diri sendiri semua pasti
akan berjalan sangat baik. Keuntungan
memiliki usaha bisnis sendiri juga tentunya sangat menggiurkan,
selain mendapat income
yang
menjanjikan juga dapat mempekerjakan orang lain. Itu suatu hal yang
sangat mulia, bisa dikatkan menyelamatkan masa depan sebagian depan
yang dimana saat sekarang sangat sulit untuk mencari pekerjaan.

tabel
diatas bagaimana proses seorang entrepreneur dan menjadi pemimpin
hebat.

3.3
Tabel Teknik Analisis Data

Tabel
diatas adalah tabel analisis data yang digunakan oleh penulis, namun
teknik ini arahahnya terlihat tidak beraturan karena teknik ini
bermacam-macam, dan dilakukan secara terus menerus sampai datanya
jenuh. Dengan pengamatan yang terus menerus tersebut mengakibatkan
variasi data tinggi sekali. Data yang diperoleh pada umumnya dalah
kualitatif, sehingga teknik analisis data yang digunakan ini belum
memiliki pola yang jelas.

3.4
Interpretasi Penemuan secara logis

Dari
beberapa yang penulis temui mengenai seorang pelaku bisnis dan
seorang pemimpin, banyak dari mereka melakukan bisnis dari nol dan
mencari dana sebisa yang mereka kumpulkan. Sesuatu hal yang bisa
diambil adalah tidak semua hal yang ingin diraih harus mempunyai dana
yang besar, tetapi dengan dana minim juga bisa asal mampu digunakan
secara maksimal. Bagi mereka ini adalah tantangan ketika mampu
melihat peluang yang ada mereka akan mengambilnya tanpa ragu, dan
mereka sudah memikirkan terlebih dahulu apa yang mau dilakukan.

Interpretasi
adalah milik pribadi, sehingga kita tidak perlu dan tidak bias
memaksakan interpreatsi kita kepada orang lain. Meskipun begitu, jika
dilakukan secar efektif, interpreatsi dapat pula digunakan untuk
meyakinkan orang lain serta dapat mendorong orang lain dalam merubah
pandangannya dan juga tingkah laku mereka. Dalam hal ini,
interpretasi dipahami sebagai sutau proses untuk menyederhanakan
suatu ide yang rumit kemudian membaginya kepada masyarakat.

Interpretasi
merupakan bagian dari sebuah gambaran akan informasi.
Informasi-informasi yang diterima oleh seseorang akan diubah sesaui
simbol yang dimilikinya sehingga menghasilkan sebuah interpretasi.
Informasi sangatlah beragam, dapat berbentuk lisan, tulisan, gambar,
matematika dan lain sebagainya. Interpretasi seseorang terhadap suatu
hal atau suatu peristiwa dapat berbeda-beda, tergantung dari
pengalaman yang dilihat ataupun dialaminya.

3.5
Kaitan dengan sumber rujukan

Menurut
Justine Longenecker, dalam bukunya kewirausahaan, manajemen usaha
kecil, jilid 1, mengatakan bahwa untuk menjadi seorang yang sukses
harus berani mengambil segala resiko apapun tidak harus menunggu
sesuatu tetapi kita yang harus mengejar tujuan yang ingin kita capai.

Dari
yang disampaikan oleh Justine di dalam bukunya, mengindikasikan jika
ingin memantapkan diri sebagai seorang entrepreneur harus
benar-benar siap saat sudah mengambil langkah tersebut. Jangan pernah
melakukan sesuatu hal itu dengan setengah-setengah tapi harus yakin
dan percaya bahwa segala sesuatu dapat diraih dengan kerja keras yang
sudah lakukan, serta hasil pun akan mengikuti alur pencapaian kita.
Pelaku bisnis harus bisa mengendalikan perusahaan serta menjadi
contoh pemimpin yang dapat menjadikan dirinya pantas disebut sebagai
seorang teladan di bidangnya. Para ahli juga menuturkan, rata-rata
orang memiliki kemampuan dalam berbisnis tetapi hanya beberapa yang
berani dan mampu melakukannya karena orang yang biasanya berani
mengambil langkah yang menurutnya sulit justru merekalah yang tampil
sebagai pemenang dalam suatu perburuan.

4.
KESIMPULAN

Dari
uraian diatas, bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang hebat dan
mendirikan sebuah usaha dibutuhkan yang namanya kerja keras dan
keyakinan terhadapa diri sendiri. Karena setiap pekerjaan apapun
tidak ada yang instan, bahkan manusia saja bertumbuh hingga dewasa
dibutuhkan yang proses secara bertahap. Apalagi yang namanya
mendirikan usaha, dibutuhkan yang namanya kesabaran tujuannya yaitu
agar kita memahami sudah sejauh mana kemampuan kita dalam berbisnis.
Dan apakah kita sudah layak untuk menjadi seorang pemimpin? Karena
jalan kearah sana pasti ada asal kita konsisten dengan apa yang kita
jalani saat ini. Sangat banyak godaan saat kita memulai sesuatu, bisa
saja itu jenuh, malas ataupun menyerah, itu yang menjadi tantangan
sesungguhnya ketika memulai suatu usaha. Dan
kita pastikan hal kita senangi apa itu akan menjadi kunci dari bisnis
kita berhasil atau tidak, karena apabila membuka usaha bisnis dengan
hal yang tidak sesuai dengan diri kita itu akan menjadi sulit, sebab
kita memulai sesuatu yang baru tapi hal kecil pun kita tidak pahami
dan itu keputusan yang sangat fatal. Berbeda
jika hal baru itu kita sedikit mengetahuinya serta pernah
berkecimpung kedalamnya, justru
itu peluang yang sangat baik bagi kita asal kita mampu untuk
memodifikasinya sedikit agar terlihat berbeda dari yang lain. Jika
ingin menjadi seeorang pebisnis harus pandai dalam melihat peluang
sekecil apapun dan dapat dijadikan keuntungan bagi kita, dibutuhkan
juga pemimpin yang pandai dalam mengatur segala sesuatunya baik
internal ataupun eksternal. Pada
intinya kita akan mendapatkan pengalaman dari segala sesuatu yang
kita jalani serta akan menjadikan kita lebih kuat lagi untuk
kedepannya sehingga kejadian yang tidak terulang di kemudian hari,
dan diri kita semakin mantap buat bersaing dengan yang lain serta
kelayakan kita dalam mendirikan usaha dan menjadi pemimpin memang
selalu memiliki hambatan.

5.
Referensi

Kewirausahaan,
manajemen usaha kecil, Justin Longenecker, Jilid 1, Penerbit Salemba
empat, Jakarta, 2001

Kewirausahaan
teori, Geoffrey Meredith, Penerbit Binaman Pressindo, Jakarta, 2000

Daftar 10 Pengusaha Sukses Indonesia

Musrofi,
M. (2008) Creative, Manager, Entrepreneur; 93 Teknik
kreatif otak kanan dan otak kiri. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Ajzen,
I. (2005). Attitude, Personality and Behavior Second Edition.
Milton-Keynes England: Open University Press/McGraw Hill

x

Hi!
I'm Ethel!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out