a) kardiovaskuler a) Katup jantung menebal dan

a)      Penumpukkan
serumen, lama kelamaan dapat mengeras karena meningkatnya keratin.

b)      Penurunan
fungsi pendengaran pada lansia yang mengalami ketegangan/stres.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

c)      Tinitus
(kebisingan yang bersifat mendengung, bisa bernada tinggi atau rendah, bisa
terus menerus atau intermitten).

d)     Vertigo
(keadaan tidak stabil yang dirasakan seperti bergoyang atau berputar pada
lingkungan sekitar).

1)      Sistem
penglihatan

a)     
Penurunan respon terhadap sinar.

b)      Penurunan
adaptasi terhadap gelap.

c)      Akomodasi
menurun.

d)     Penurunan
lapang pandang.

e)      Katarak.

 

2)      Sistem
kardiovaskuler

a)     
Katup jantung menebal dan kaku.

b)      Kemampuan
memompa darah menurun (menurunnya kontraksi dan volume).

c)      Elastisitas
pembuluh darah menurun.

d)     Meningkatnya
resistensi pembuluh darah perifer sehingga tekanan darah meningkat.

3)      Sistem
pengaturan suhu tubuh

Hipotalamus sebagai thermostat yang berfungsi untuk menetapkan
keadaan suhu tubuh tertentu. Penurunan thermostat terjadi karena berbagai
faktor. Keadaan yang sering ditemui antara lain:

a)     
Temperatur tubuh menurun (hipotermi) secara
fisiologis ± 35°C
akibat metabolisme tubuh yang menurun.

b)      Pada
kondisi hipotermi lansia akan merasa kedingingan hingga menggigil, pucat dan
gelisah.

c)      Keterbatasan
refleks menggigil dan kurangnya memproduksi panas dengan jumlah yang cukup
menyebabkan terjadi penurunan aktivitas otot.

 

4)      Sistem
respirasi

a)     
Penurunan kekuatan dan kekakuan otot-otot
respirasi, elastisitas paru menurun, kapasitas residu meningkat sehingga
menarik nafas lebih berat.

b)      Alveoli
melebar dan jumlahnya menurun.

c)      Penurunan
refleks batuk.

d)     Penyempitan
pada bronkus.

5)      Sistem
pencernaan

a)     
Kehilangan gigi pada lansia yang lazim
disebabkan oleh periodontal disease yang biasa terjadi setelah umur 30 tahun.
Penyebab lain dari kehilangan gigi karena kurangnya kesehatan gigi dan gizi
yang buruk.

b)      Penurunan
indera pengecap, adanya iritasi selaput lendir yang kronis, atrofi indera
pengecap (±80%), berkurangnya bahkan hilangnya sensitivitas saraf pada indera pengecap
di lidah, terutama rasa manis dan asin

c)      Esofagus
melebar.

d)     Penurunan
rasa lapar, penurunan asam lambung, penurunan motilitas dan waktu pengosongan
lambung.

e)      Peristaltik
melemah dan biasa timbul konstipasi.

f)       Fungsi
absorbsi melemah (daya absorbsi terganggu, terutama karbohidrat).

g)      Hati
semakin mengecil dan kapasitas penyimpanan menurun, aliran darah berkurang.

6)      Sistem
reproduksi

Wanita

a)     
Kontraktur pada vagina dan mengecil.

b)      Ovarium
menciut, uterus mengalami atrofi.

c)      Atrofi
payudara.

d)     Atrofi
vulva.

e)      Penurunan
sekresi pada selaput lendir, permukaan menjadi halus, sifat sekresi menjadi
alkali dan terjadi perubahan warna.

Pira

a)     
Testis masih dapat memproduksi spertamozoa,
meskipun terdapat penurunan produksi secara berangsur-angsur.

b)      Dorongan
seksual menetap hingga usia diatas 70 tahun.

c)      Sebanyak
±75% pria usia diatas 65 tahun mengalami pembesaran prostat.

7)      Sistem
genitourinaria

a)     
Gnjal: ginjal mengecil, penurunan aliran darah
ke ginjal, penurunan penyaringan di glomerulus, penurunan fungsi tubulus sehingga
menyebabkan penurunan konsentrasi urin.

b)      Vesika
urinaria: otot-otot melemah, penurunan kapasitas, dan resistensi urin.

c)      Prostat:
hipertrofi pada 75% lansia.

d)     Vagina:
selaput lendir mengering dan penurunan sekresi.

8)      Sistem
endokrin

Hormon-hormon yang diproduksi kelenjar endokrin akan
mengalami penurunan.

9)      Sistem
integument

a)     
Kulit pada tubuh menjadi keriput, kulit kepala
semakin menipis, dan rambut menipis.

b)      Penebalan
rambut di dalam hidung dan telinga.

c)      Penurunan
elastisitas kulit.

d)     Penurunan
vaskularisasi.

e)      Kuku
keras dan rapuh.

f)       Pertumbuhan
kuku kaki yang berlebihan seperti tanduk.

10)  Sistem
muskuloskeletal

a)     
Penurunan cairan tulang sehingga mudah rapuh
(osteoporosis).

b)      Bungkuk
(kifosis).

c)      Persendian
membesar dan terjadi kekakuan.

d)     Kram,
tremor, tendon mengerut dan mengalami sklerosis.

11)  Belajar
dan memori

a)     
Kemampuan belajar masih ada tetapi relatif
menurun. Penurunan memori (daya ingat) karena proses encoding menurun.

b)      Memori
jangka panjang mengalami perubahan terutama pada memori beberapa jam sampai
beberapa hari yang lal. Kenangan jangka pendek atau seketika (0-10 menit),
kenangan buruk, (bisa kearah demensia).

12)  Intelegence Quotien (IQ)

IQ tidak berubah dengan informasi matematika dan
perkataan verbal. Penampilan, persepsi, dan keterampilan psikomotor berkurang.
Terjadi perubahan pada kemampuan membayangkan sesuatu karena tekanan faktor
waktu.

a.       Perubahan
Sosial

1)      Peran:
post power syndrome, single woman, dan single parent.

2)      Keluarga:
kesendirian, kehampaan.

3)      Teman:
muncul perasaan kapan dirinya akan meninggal ketika temannya sudah meninggal.
Kecenderungan berada dirumah terus-menerus menyebabkan lansia cepat pikun.

4)      Abuse: kekerasan berbentuk verbal
(dibentak) dan non verbal (dicubit, tidak diberi makan).

5)      Masalah
hukum: berkaitan dengan perlindungan asset dan kekayaan pribadi yang dikumpulkan
sejak masih muda.

6)      Pensiun:
lansia yang dulunya mempunyai pekerjaan yang memberi tunjangan pensiun pasti
memiliki tabungan dari dana pensiun. Lansia yang tidak memiliki dana pensiun,
mendapatkan uang dari  anak dan cucu.

7)      Ekonomi:
kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang cocok bagi lansia dan income security.

8)      Rekreasi:
berfungsi sebagai ketenangan batin.

9)      Keamanan:
jatuh, terpeleset.

10)  Transportasi:
kebutuhan mobilisasi akan sistem transpsortasi yang sesuai dengan kondisi fisik
lansia.

11)  Politik:
kesempatan yang sama untuk terlibat dan memberikan masukan dalam sistem politik
yang berlaku.

12)  Pendidikan:
kesempatan untuk tetap belajar sesuai dengan hak asasi manusia.

13)  Agama:
melaksanakan ibadah.

14)  Panti
jompo: merasa dibuang/diasingkan.

b.      Perubahan
Psikologis

Perubahan psikologis pada lansia meliputi short term memory, frustasi kesepian,
takut kehilangan kebebasan, takut menghadapi kematian, perubahan keinginan,
depresi, dan kecemasan.

c.       Perkembangan
Spiritual

1)      Agama/kepercayaan
semakin terintegrasi dalam kehidupan.

2)      Lansia
semakin matur dalam kehidupan keagamaannya. Hal ini terlihat dalam berpikir dan
bertindak sehari-hari.

3)      Perkembangan
spiritual pada usia 70 tahun menurut Fowler (1978) dalam Artinawati (2014), universalizing, perkembangan yang
dicapai pada tingkat ini adalah berpikir dan bertindak dengan cara memberi
contoh cara mencintai dan bersikap adil.

d.      Fungsi
Kognitif

1)      Beberapa
lansia menunjukkan penurunan keterampilan intelektual, tetapi masih mampu
mengembangkan kemampuan kognitif.

2)      Penurunan
kemampuan mengingat/mengenali ingatan masa lalu.

3)      Tidak
ada/jarang terjadi penurunan intelegensi (Murwani & Priyantari, 2010).

Menurut Azizah
(2011) perubahan kognitif yang terjadi pada lansia yaitu:

1)      Memory (Daya ingat, ingatan)

Daya
ingat adalah kemampuan untuk menerima, mencamkan, menyimpan dan menghadirkan
kembali rangsangan/peristiwa yang pernah dialami seseorang. Pada lanjut usia,
daya ingat (memory) merupakan salah
satu fungsi kognitif yang seringkali paling awal mengalami penurunan. Ingatan
jangka panjang (long term memory)
kurang mengalami perubahan, sedangkan ingatan jangka pendek (short term memory) atau seketika 0-10
menit memburuk. Lansia akan kesulitan dalam mengungkapkan kembali cerita atau
kejadian yang tidak begitu menarik perhatiannya serta informasi yang baru didapat.
Keadaan ini sering menimbulkan kesalahpahaman dalam keluarga. Hal tersebut
dapat diatas saat proses pelayanan terhadap lanjut usia, dengan membuat tanda-tanda
atau rambu-rambu baik berupa tulisan, atau gambar yang dapat membantu daya
ingat mereka.

x

Hi!
I'm Ethel!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out